Datang untuk Pergi
Setiap keheningan meninggalkan perih
Setiap kesunyian meninggalkan duri
Dan kesendirian kan merasuki hati
Dalam rasa bersalah
Menghentikan aliran darah
Saat dia pergi
hanya tangis yang menemani
hanya rasa sesal yang terus menjepit hati
Semua terkubur,
Semua melebur
Warna hidup dan cahaya kini mejadi kabur
Mencari kiri untuk mengetahui kanan
Melihat hitam untuk menemukan putih
Merasakan benci untuk diketuk cinta
Kau memasuki tanah untuk menuju langit
Manusia datang, dan akhirnya pergi
Hanya asa yang mampu menanamkan keyakinan
Untuk menemukan satu kekekalan dan keabadian
Kekekalan cita
keabadian cinta
Minggu, 20 Februari 2011
Rabu, 09 Februari 2011
Puisi 5 Menit :3
Tak Perlu Seribu Kata
Percuma kau melihat
Apa yang kau lihat tak kau ingat
Percuma kau mendengar
Apa yang kau dengar tak kau resapi
Percuma kau bicara
Apa yang kau ucapkan tak kau lakukan
Lebih baik buta namun dapat menerawang
Lebih baik tuli namun dapat merasa
Lebih baik bisu namun memiliki seribu kata hati
Buktikan!
Jelaskan!
Terangkan!
Berikan cahaya,
Berikan ilustrasi,
Tak perlu seribu kata
Namun kau perlu seribu pertimbangan
Oleh: Rival Darmawan
Percuma kau melihat
Apa yang kau lihat tak kau ingat
Percuma kau mendengar
Apa yang kau dengar tak kau resapi
Percuma kau bicara
Apa yang kau ucapkan tak kau lakukan
Lebih baik buta namun dapat menerawang
Lebih baik tuli namun dapat merasa
Lebih baik bisu namun memiliki seribu kata hati
Buktikan!
Jelaskan!
Terangkan!
Berikan cahaya,
Berikan ilustrasi,
Tak perlu seribu kata
Namun kau perlu seribu pertimbangan
Oleh: Rival Darmawan
Langganan:
Postingan (Atom)